beritaberita home

Tembus Rekor Dunia Tari Malathe Sato’or Khas Sampang Dalam Rangka HARDIKNAS

SAMPANG – Pergelaran tari malathe sato’or oleh 1.007 pelajar SD dan SMP di Lapangan Wijaya Kusuma kemarin (2/5) mencatatkan sejarah. Gelaran itu mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri).
Pergelaran tari malathe sato’or dilaksanakan dalam rangka menyambut program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Sampang. Juga memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Piagam Muri itu diserahkan langsung kepada Bupati Sampang H. Slamet Junaidi sebagai pemrakarsa dan penyelenggara tari malathe sato’or pelajar terbanyak.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengaku sangat gembira sekaligus bangga. Pasalnya, Sampang baru bisa meraih rekor dunia kembali setelah 8 tahun yang lalu.
”Terakhir Sampang meraih rekor dunia pada 2011 lalu. Sekarang ini baru bisa mendapatkan lagi, alhamdulillah,” ungkap bupati yang akrab disapa Haji Idi itu.
Dia juga bangga kepada para pencinta seni di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang. Karya para pelajar di tingkat SD dan SMP sangat membanggakan.
”Kami akan beri perhatian lebih kepada para penari di Kabupaten Sampang ini. Intinya pemerintah akan selalu hadir untuk men-support pelaku seni di Sampang,” janjinya.
Manajer Muri Ariyani Siregar mengatakan, Kabupaten Sampang sudah ada tiga rekor yang tercatat di Muri sebelumnya. Yakni, renang lintas selat Madura pertama dari pantai Pasir Putih Sampang dengan jarak 90 kilometer pada 1991 lalu.
Kemudian, pergelaran musik daul dengan peserta terbanyak, yaitu 311 peserta pada 22 Mei 2009. Selanjutnya, makan jambu air dan menggoreng mete dengan peserta terbanyak, yakni 2.011 peserta pada 24 Juli 2011.
”Iya, tari malathe sato’or ini dicatat oleh Muri sebagai rekor dunia urutan 8.996 dengan penari terbanyak,” jelasnya.
Kepala Disdik Kabupaten Sampang M. Jupri Riyadi menyampaikan, tari malathe sato’or oleh 1.007 penari tingkat pelajar SD dan SMP merupakan inisiatif dari bupati Sampang. ”Latihan ini dilaksanakan sebanyak sembilan kali dan kami pantau langsung selama empat kali. Selamat kepada bupati Sampang,” ujarnya.

 

SUMBER : RADAR MADURA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *